Multazam – ملتزم
Tips & tricks

Multazam – ملتزم

by Admin Easy Umroh | 22-12-2025 05:05

Multazam (bahasa Arab: الملتزم) adalah area dinding Ka’bah  antara Hajar al-Aswad dan pintu Ka'bah. Lebarnya sekitar dua meter dan merupakan tempat di mana doa-doa dikabulkan. Merupakan sunnah untuk berdoa sambil menempelkan pipi, dada, lengan, dan telapak tangan ke area suci Ka'bah ini.

Al-Multazam berasal dari kata “iltizam,” yang berarti melekat atau menempel. Jadi, Multazam berarti tempat melekat.


Imam Malik meriwayatkan, saya mendengar bahwa Abdullah ibn Abbas  berkata: 

Area antara sudut Hajar Aswad dan pintu Ka'bah disebut al-Multazam.[Diriwayatkan dalam Muwatta Malik]


Sunnah Nabi ﷺ adalah setelah menyelesaikan Tawaf dan menyelesaikan dua rakaat shalat, Nabi ﷺ akan datang ke Multazam dan berdoa sambil menempelkan wajah dan dadanya yang mulia ke sana.


Amr ibn Shu’aib meriwayatkan dari ayahnya bahwa kakeknya berkata:

Aku melakukan Tawaf bersama Abdullah ibn Umar, dan setelah kami menyelesaikan tujuh (putaran), kami shalat dua rakaat di belakang Ka'bah. Aku berkata: ‘Mengapa kamu tidak berlindung kepada Allah dari api neraka?’ Dia menjawab: ‘Aku berlindung kepada Allah dari api neraka.’ Kemudian dia menyentuh Sudut, berdiri di antara Hajar (Aswad) dan pintu (Ka'bah), dan berpegangan padanya dengan dada, tangan, dan pipinya. Kemudian dia berkata: ‘Aku melihat Rasulullah  melakukan ini.’ [Diriwayatkan dalam Sunan Ibnu Majah]


Nabi ﷺ dan para Sahabatnya juga melakukan hal yang sama setelah penaklukan Makkah. Abdur Rahman ibn Safwan meriwayatkan:

Ketika Nabi  menaklukkan Makkah, aku berkata (kepada diriku sendiri): ‘Aku akan mengenakan pakaianku, karena rumahku berada di jalan dan aku akan menunggu dan melihat apa yang dilakukan Nabi .’ Maka aku keluar dan aku melihat bahwa Nabi  dan para sahabatnya telah keluar dari Ka'bah dan memeluk Ka'bah dari pintu masuknya (al-Bab) hingga al-Hatim. Mereka menempelkan pipi mereka ke Ka'bah dan Nabi  berada di tengah-tengah mereka.  [Diriwayatkan dalam Sunan Abu Dawud]


Berdasarkan hadits, Rasulullah SAW bersabda bahwa tidak ada yang meminta sesuatu di Multazam kecuali Allah mengabulkannya, ini menjadikannya salah satu lokasi paling istimewa di Masjidil Haram.

Selain itu, menurut al-Azraqi, diyakini bahwa Nabi Adam ‘Alaihissalam, memanjatkan doa terkenalnya di sini setelah menyelesaikan Tawafnya.


Apa yang harus dilakukan di Multazam?


Multazam hampir tidak mungkin dijangkau selama jam sibuk karena banyaknya orang yang berkerumun disana untuk memanjatkan doa mereka. Namun, terkadang kita dapat  akses mendekat dan menempelkan pipi,dada dan tangan kita pada waktu yang lain saat lowong.

Kondisi ini karena saking mustajabnya tempat ini, multazam sangat padat dan sering kali sulit dijangkau, menjadi salah satu momen puncak bagi jamaah setelah thawaf.


Jika memungkinkan untuk mencapai Multazam, angkat tangan kamu  ke atas kepala, berpegangan pada dinding dan tempelkan dada dan pipi kamu ke dinding tersebut. Ini adalah sunnah Nabi ﷺ dan tempat di mana doa-doa dikabulkan, jadi kamu harus memperpanjang doa-doamu di sini.

Jika kamu tidak dapat mencapai Multazam karena ramainya kerumunan, kamu dapat menghadap kearahnya dan berdoa dari kejauhan.


Semoga kamu segera bisa mendapat kesempatan memanjatkan doa terbaikmu di multazam.


Bersama #easyumroh.id kamu dapat mengatur perjalanan umrahmu sesuai keinginan.

 


Easy umroh ~ memudahkan perjalanan umrahmu

Powered by Froala Editor


Olivia Rhye

Admin easyUmroh

Admin

Baca Juga
LIHAT SEMUA
Segera Hubungi Kami