Umroh Lebih Mudah Bersama easyUmroh.id
Mitra: Durub Aliman
| Pax | Harga |
|---|
Harga termasuk service:
- Handling bandara pada saat kedatangan maupun kepulangan (JED/MED).
- Tipping porter bandara saat kedatangan maupun kepulangan (JED/MED).
- Satu paket informasi berbentuk amplop berlogo travel yang akan diserahkan kepada Tour Leader saat tiba di hotel, berisi : • Kunci kamar masing-masing jamaah. • Username dan password Wi-Fi hotel. • Informasi nilai tukar mata uang Rupiah terhadap Riyal. • Jadwal waktu salat di Makkah dan Madinah. • Informasi lantai restoran atau ruang makan jamaah.
- Handling hotel di Madinah dan Makkah, meliputi : • Pemeriksaan kamar. • Pengambilan kunci. • Penyerahan kunci. • Pengaturan koper jamaah. • Pengurusan tipping bellman hotel pada saat kedatangan dan kepulangan.
- Tipping supir bus.
- Tipping Muassasah.
- Nasi box sebanyak 2 kali pada saat kedatangan dan kepulangan.
- Snack box sebanyak 4 kali pada saat city tour di Madinah dan Makkah, perjalanan Madinah–Makkah, serta Makkah–bandara.
- Air Zam-Zam 5 liter.
- Monitoring dan kontrol dengan pihak terkait di Saudi (Muassasah, bus, hotel).
- Layanan hotline call center 24 jam. Catatan : • Pada saat kepulangan di bandara, nasi box diganti dengan Ayam Albaik dengan tambahan biaya SAR 15 per orang. • Penambahan Ayam Albaik dikenakan biaya SAR 25 per orang.
* Untuk satu orang Muthowif, maksimal mendampingi jamaah umroh sebanyak 25 orang/pax
* Keterangan harga yang tercantum adalah harga jasa muthowif per hari
Konsultasikan Rencana Umroh Anda!
Wujudkan ibadah umroh yang khusyuk dan mudah bersama easyUmroh.id
Kami memahami bahwa setiap langkah menuju Baitullah adalah perjalanan suci yang memerlukan persiapan matang. Dengan pengalaman puluhan tahun membimbing ribuan jamaah, tim kami siap membantu Anda menyusun rencana umroh yang sesuai kebutuhan spiritual dan kemampuan finansial Anda.
BERITA
Berita dan Informasi
Informasi pilihan dan penting yang dipublikasikan oleh easyUmroh, sehingga bisa menjadi referensi bagi para jamaah Umroh atau calon jamaah Umroh, dalam memperkaya khasanah informasi seputar Ibadah Umroh, dan informasi pundukung lainya di sekitar Mekah dan Madinah.
-
RegulasiLARANGAN-LARANGAN SAAT UMRAH
Lutfi MB- admin easyumroh 17-01-2026 07:07Setiap yang melakukan umrah tentu menginginkan pelaksanaan yang benar dan sempurna. Untuk mencapai itu diperlukan ilmu tentang apayang disyariatkan dalam ibadah tersebut. Umrah memiliki serangkaian rukun dan syarat yang harus dipenuhi. Dalam pelaksanaannya, terdapat berbagai larangan yang harus dipatuhi oleh jemaah untuk dapat mencapai ibadah yang maqbul (diterima). Berikut adalah larangan yang harus dipatuhi jika kamu dalam keadaan ihram.1. Meninggalkan Wajib Ibadah UmrahLarangan pertama adalah meninggalkan wajib dalam umrah. Wajib umrah adalah rangkaian yang harus dikerjakan. Wajib umrah adalah Berihram dari miqat.Jika jemaah meninggalkannya kewajiban ini, maka jemaah tersebut harus membayar damm, yaitu menyembelih satu ekor kambing sebagai fidiah. 2. Mencukur Rambut Di Seluruh BadanMencukur rambut, baik itu rambut kepala, bulu ketiak, bulu kemaluan, kumis, maupun jenggot, merupakan pelanggaran saat melaksanakan ibadah haji dan umroh. Jemaah yang melanggar ini wajib membayar fidiah, yang bisa berupa puasa, memberi makan kepada fakir miskin, atau menyembelih hewan kurban. Larangan ini terdapat dalam Al-Qur’an: فَمَن كَانَ مِنكُم مَّرِيضًا أَوْ بِهِۦٓ أَذًى مِّن رَّأْسِهِۦ فَفِدْيَةٌ مِّن صِيَامٍ أَوْ صَدَقَةٍ أَوْ نُسُكٍ “Jika ada di antaramu yang sakit atau ada gangguan di kepalanya (lalu dia bercukur), maka wajiblah atasnya berfidiah, yaitu: berpuasa atau bersedekah atau berkurban.” (QS. Al-Baqarah: 196). 3. Menggunting KukuMenggunting kuku juga dilarang selama jemaah berada dalam kondisi ihram. Sama seperti larangan mencukur rambut, tujuan dari larangan ini adalah menjaga kondisi ihram dan simbolisme kesucian yang harus dipertahankan selama ibadah. Pelanggaran terhadap larangan ini juga mengharuskan jemaah membayar fidiah seperti yang telah dijelaskan di atas. 4. Menutup Kepala bagi Laki-Laki dan Menutup Wajah bagi PerempuanLaki-laki yang sedang ihram dilarang menutup kepala mereka dengan topi, sorban, atau benda lainnya. Di sisi lain, perempuan dilarang menutup wajah mereka dengan cadar atau niqab. Hal tersebut disabdakan oleh Nabi Muhammad shallalhu ‘alaihi wasallam yang diriwayatkan dari Abdullah bin Umar r.a., ia berkata: seseorang berkata kepada Rasulullah: “Wahai Rasulullah, pakaian apa yang Anda perintahkan kepada kami dalam berihram? Lalu nabi bersabda: Janganlah kalian memakai kemeja, celana pendek, serban, dan seorang wanita yang berihram tidak memakai cadar dan tidak memakai sarung tangan”. (HR. Bukhori: 1741) 5. Mengenakan Pakaian Berjahit yang Menampakkan Bentuk Lekuk Tubuh bagi Laki-LakiLaki-laki harus mengenakan pakaian ihram yang terdiri dari dua lembar kain yang tidak berjahit, selama ihram. Mengenakan pakaian berjahit yang menampakkan lekuk tubuh seperti baju, celana, atau sepatu, dilarang. Pakaian ihram yang sederhana mengingatkan jemaah akan persamaan di hadapan Allah, tanpa memandang status sosial atau kekayaan. 6. Menggunakan Harum-HarumanPenggunaan parfum atau harum-haruman dilarang selama ihram. Larangan ini termasuk tidak hanya pada tubuh tetapi juga pada pakaian dan barang-barang lain yang digunakan jemaah. Jika menghendaki, jemaah haji dan umroh dapat memakai parfum sebelum mereka mengenakan pakaian ihram. Dari hadis yang disampaikan oleh Aisyah radhiallahu anha, dia berkata: “Aku pernah memberi wewangian pada Rasulullah untuk ihramnya, sebelum berihram dan untuk tahalulnya (setelah melempar jamrah aqabah dan mencukur) sebelum beliau tawaf ifadhah keliling Ka’bah.” (HR. Bukhari dan Muslim). Pelanggaran terhadap aturan ini mengharuskan jemaah membayar fidiah sebagai bentuk penebusan. 7. Memburu Hewan Darat yang Halal DimakanJemaah haji ataupun umrah dilarang berburu atau membunuh hewan darat yang halal dimakan selama dalam ihram. Hal tersebut berdasarkan pada surah Al-Maidah ayat 96: “Dihalalkan bagimu binatang buruan laut dan makanan (yang berasal) dari laut sebagai makanan yang lezat bagimu, dan bagi orang-orang yang dalam perjalanan; dan diharamkan atasmu (menangkap) binatang buruan darat, selama kamu dalam ihram. Dan bertakwalah kepada Allah Yang kepada-Nya-lah kamu akan dikumpulkan.” Hewan yang tidak termasuk dalam larangan ini adalah hasil tangkapan air dan hewan yang diperintahkan untuk dibunuh seperti kalajengking dan tikus. Pelanggaran terhadap aturan ini mengharuskan jemaah membayar fidyah jaza’ atau semisalnya. 8. Melakukan Khitbah dan Akad NikahMelamar ( khitbah) dan akad nikah selama ihram dilarang karena ibadah haji dan umroh seharusnya menjadi waktu untuk konsentrasi penuh pada Allah dan ibadah. Jika jemaah melanggar larangan ini, maka akad nikah tersebut tidak sah dan harus diulang setelah keluar dari ihram, karena akadnya dinilai cacat. Tetapi, tidak ada fidiah terhadap larangan ini. 9. Jima’ (Hubungan Intim)Melakukan hubungan intim (jima’) selama ihram adalah pelanggaran berat. Jika hubungan intim dilakukan sebelum tahalul awal (sebelum melempar jamrah aqabah), maka ibadah haji dianggap batal, tetapi tetap harus diselesaikan. Tebusannya, pelanggar harus menyembelih seekor unta dan memberikannya kepada orang miskin di Tanah Suci. Jika tidak mampu, harus berpuasa selama sepuluh hari. Jika dilakukan setelah tahalul awal (dalam haji), hajinya tidak batal tetapi jemaah harus berihram kembali dan menyembelih seekor kambing sebagai fidiah. 10. Mencumbu Istri di Selain KemaluanMencumbu istri selama ihram juga dilarang, meskipun selain di kemaluan. Jika tindakan ini menyebabkan keluarnya mani, jemaah harus menyembelih seekor unta sebagai fidiah. Jika tidak keluar mani, cukup dengan menyembelih seekor kambing. Tindakan ini tidaklah membatalkan ibadahnya namun dapat merusak kesucian ihram dan menghindari godaan duniawi yang dapat mengganggu konsentrasi ibadah. Itulah penjelasan tentang beberapa larangan saat umroh, mulai dari meninggalkan yang wajib, mencukur rambut, melakukan khitbah, hingga mencumbu istri menjadi bagian penting dari menjaga kesucian serta kelancaran ibadah. Dengan memahami dan menghindari larangan-larangan tersebut, Kamu dapat menjalankan ibadah dengan penuh khusyuk. Selain mematuhi larangan, penting juga bagi setiap jemaah untuk mengetahui hak dan kewajiban, termasuk mengenai fidyah yang harus dibayarkan jika terjadi pelanggaran. Hal ini akan memastikan bahwa setiap tindakan yang dilakukan tetap berada dalam koridor syariah yang benar. Untuk informasi lebih lanjut dan info terkini tentang umrah mandiri dan komponennya serta perencanaan dan pengaturan perjalanannya, Kamu bisa dapatkan di #easyumroh.id Easy umroh ~ memudahkan perjalanan umrahmu
-
BisnisQUBA WALKING TRAIL, JALUR SETAPAK BERSEJARAH YANG INDAH MENUJU MASJID QUBA
Lutfi MB- admin easyumroh 15-01-2026 06:06Sudah maklum bahwa Masjid Quba memiliki keistimewaan dalam khazanah Muslim. Masjid Quba adalah masjid pertama yang dibangun oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam setelah masa kenabian. Bahkan Rasulullah turut serta menangani pembangunannya. Telah disampaikan bahwa sesiapa yang berwudhu dirumahnya dan menuju Masjid Quba kemudian shalat dua rakaat di dalamnya, maka akan memperoleh pahala setara dengan umrah. Jarak Masjid Quba ke Madinah sektar 3-4 Km. Kini, untuk menuju Masjid quba dari Masjid Nabawi telah dibuatkan jalur pejalan kaki yang sangat menarik . Jalur Pejalan Kaki Quba (walking trail Quba) adalah Sebuah destinasi wisata terpadu yang megah yang menampilkan berbagai festival, acara, dan kegiatan, serta menghubungkan pengunjung dengan monumen-monumen Islam dan bersejarah terbesar di Madinah. Jalur Pejalan Kaki Quba dicanangkan sebagai salah satu proyek program humanisasi wilayah yang dilaksanakan oleh Otoritas Pembangunan Madinah.Ia adalah jalur pejalan kaki terpadu. Jalur pejalan kaki yang lebar dan indah yang menghubungkan Masjid Nabi dan Masjid Quba, menyatukan semua fasilitas dan layanan di satu tempat di mana warisan dan modernitas menyatu dalam sintesa unik yang menarik bagi semua kelompok usia.Walkig Trail Quba ini berupa setapak dan jalur lebar yang dirancang untuk mengakomodasi acara komersial, budaya, sosial, dan olahraga secara bersamaan. Ini juga merupakan tempat di mana Kamu dapat menikmati suasana dan pengalaman Madinah. Tempat ini juga merupakan fasilitas wisata dengan berbagai pilihan belanja dan mencakup fasilitas estetika dan rekreasi.Kamu akan temui toko-toko, restoran, warung makan Madinah, dan tempat duduk di pinggir jalan yang tersedia. Kamu juga dapat menikmati berbagai aktivitas berkendara kendaraan elektrik ataupun bersepeda. Jalur setapak yang dipilih untuk Walking Trail Quba (قباء جادة) ini memiliki dimensi sejarah.Nilai sejarahnya berasal dari fakta bahwa Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam melewati jalan ini dalam kunjungannya ke Masjid Quba. Nabi biasa pergi ke Masjid Quba setiap hari Sabtu, dengan berjalan kaki atau menunggang kuda. Karenanya Otoritas Pembangunan Wilayah Madinah memilih jalan setapak ini yang kini menjadi jalur untuk berjalan kaki dan berwisata, menghubungkan Masjid Nabi dan Masjid Quba. Jalur ini memiliki jalan setapak yang aman untuk pejalan kaki, sepanjang 3 km dan lebar 20 m. Fasilitas pertanian yang padat turut pula meningkatkan daya tarik visual lokasi tersebut, membentang sepanjang jalur. Fasilitas pertanian yang padat menambah daya tarik visual lokasi tersebut. Tempat ini juga ditandai dengan harmoni toko-toko yang berakar kuat dalam tradisi daerah tersebut.Suasana di tempat ini cocok untuk semua anggota masyarakat. Ini adalah fasilitas wisata terpadu untuk keluarga dan individu, pria ataupun wanita, dari semua kelompok usia. Pengunjungnya dapat menikmati waktu yang menyenangkan melalui aktivitas seperti:● Berolahraga dan memanfaatkan jalur pedestrian (pejalan kaki)● Mengadakan pertemuan sosial dan memanfaatkan pilihan wisata terpadu yang ada di sana.● Berbelanja di berbagai toko di lokasi.● Pergi ke Masjid Quba menggunakan jalur yang indah, terorganisir, dan sesuai yang berfungsi sebagai tujuan khas bagi pengunjung daerah tersebut.Jalan setapak ini menghubungkan Masjid Nabi dan Masjid Quba, di selatan Madinah. Ini situs bersejarah dan menarik, Kamu bisa merancang kunjunganmu saat umrah bersama #easyumroh.id Easy umroh ~ mumudahkan perjalanan umrohmu
-
BisnisMASJID QUBA, MASJID YANG PERTAMA DIDIRIKAN SETELAH MASA KENABIAN
Lutfi MB- admin easyumroh 14-01-2026 04:04Ketika menyebutkan kisah kedatangan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ke kota Madinah saat hijrah, Ibnul Qayyim berkata dalam kitabnya “Zaad Al-Ma’ad” (3: 58), “Kaum muslimin bertakbir karena gembira dengan kedatangan beliau dan mereka keluar untuk menemuinya … Beliau melanjutkan perjalanan hingga tiba di Quba, di perkampungan Bani Amr bin Auf, lalu tinggal bersama mereka selama empat belas malam. Pada waktu singgahnya tersebut, beliau mendirikan masjid Quba, masjid pertama yang didirikan setelah kenabian.” Masjid Quba adalah masjid pertama yang dibangun secara langsung oleh tangan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dan para sahabatnya pada tahun 1 Hijriyah atau 622 Masehi di Quba, sekitar 5 km di sebelah tenggara kota Madinah. Allah Subhanahu wa Ta’ala memuji orang-orang yang membangun masjid ini dan para sahabat yang berjamaah di dalamnya. “Janganlah kamu (wahai Muhammad) beribadah dalam masjid itu selama-lamanya (masjid Dhirar, masjid yang dibangun oleh orang-orang munafik). Sesungguhnya masjid yang didirikan atas dasar takwa (masjid Quba), sejak hari pertama adalah lebih patut bagimu untuk salat di dalamnya. Di dalam masjid tersebut terdapat orang-orang yang gemar bersuci dan membersihkan diri. Dan sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bersih.” (QS. At-Taubah: 108) Sungguh, masjid Quba merupakan salah satu masjid yang memiliki keutamaan besar serta menjadi penanda kisah perjalanan hijrah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Seorang muslim yang sedang berada di kota Madinah sudah sepatutnya menziarahinya dan salat di dalamnya. Hal ini sebagai bentuk kecintaan dan ketaatan kita kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dan sebagai bentuk mengikuti kebiasaan beliau. Masjid Quba merupakan masjid yang memiliki tempat spesial di hati Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. Hal ini karena kecintaan beliau kepada penduduk di sekeliling masjid tersebut yang telah menyambut beliau tatkala datang pertama kali ke kota Madinah.Kecintaan beliau terlihat dari kebiasaan beliau untuk menyempatkan waktu dalam rangka mengunjungi masjid Quba secara berkala, bahkan para ulama mengatakan bahwa beliau mengunjungi masjid Quba setiap pekan. Di dalam kitab Shahih Bukhari disebutkan, “Rasulullah ﷺ biasa mendatangi masjid Quba setiap Sabtu. Beliau mendatanginya dengan berjalan kaki atau menunggang kendaraan. Dan Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhuma pun melakukan hal yang sama.” (HR. Bukhari no. 1193 dan Muslim no. 1399) Bagi mereka yang sedang berada di Madinah, baik dalam rangka berhaji atau umrah, maka sangat dianjurkan untuk datang dan melaksanakan salat di masjid Quba. Ini merupakan salah satu sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam yang beliau amalkan secara rutin. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam juga menyampaikan kepada kita tentang pahala yang besar bagi mereka yang datang ke masjid Quba lalu melaksanakan salat, setidaknya dua rakaat. Beliau bersabda di dalam hadis yang diriwayatkan oleh sahabat Sahl bin Hunaif radhiyallahu ‘anhu, “Siapa saja yang bersuci di rumahnya, lalu ia mendatangi masjid Quba, lantas ia melaksanakan salat di dalamnya, maka pahalanya seperti pahala umrah.” (HR. Ibnu Majah no. 1412, An-Nasai no. 699. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadis ini hasan) Di dalam hadis riwayat Tirmidzi disebutkan dengan lafaz yang berbeda, “Salat di masjid Quba, (pahalanya) seperti umrah.” (HR. Tirmidzi no. 324 dan Ibnu Majah no. 1411. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadis ini hasan) Dengan seseorang telah berwudu terlebih dahulu dari tempat tinggalnya, lalu berangkat menuju masjid Quba dan salat dua rakaat di dalamnya, maka ia telah mendapatkan pahala yang setara dengan pahala melaksanakan ibadah umrah. Sungguh ini merupakan sebuah keutamaan yang sangat besar dan harus dimanfaatkan oleh kaum muslimin apabila sedang berada di kota Madinah.Kamu perlu tahu juga, dengan melaksakan sunnah yang beliau ajarkan ini, maka ini merupakan salah bukti kecintaan kepada Allah Ta’ala dan RasulNya. Semoga kita segera dapat mengunjungi masjid Quba dan melaksanakan sunnah ini disana. Rancang segera perjlananumrahmu bersama #easyumroh.id Easy umroh ~ memudahkn perjalanan umrahmu
-
Tips & trickshari jum'at
f4t 10-01-2026 09:09hari jum'at , ingat surah al jumu'ahtest saja
-
Tips & tricksMASJID AISYAH DI TAN'IM LANDMARK LUARBIASA DAN MIQAT TERDEKAT
Lutfi MB- admin easyumroh 09-01-2026 04:04Masjid Aisyah (bahasa Arab: عائشة‎‎ مسجد), juga dikenal sebagai Masjid al-Tan’im (التنعيم مسجد), adalah sebuah masjid yang terletak di tempat di mana Ummul Mukminin Aisyah radhiallahu’anha diperintahkan oleh Nabi ﷺ untuk memasuki keadaan ihram guna melaksanakan Umrah saat Haji Wada’. Masjid ini merupakan lokasi miqat terdekat dan paling nyaman untuk memasuki keadaan ihram bagi mereka yang tinggal di dalam batas-batas Haram (Tanah Suci), dan bagi mereka yang berniat untuk melaksanakan Umrah tambahan. Masjid Aisyah terletak di wilayah Al-Hil, sejauh 7,5 kilometer dari Masjidil Haram, di kawasan At-Tan'im, Makkah. Tan’im merupakan sebuah kawasan yang terletak di barat laut Masjidil Haram, antara Makkah dan Sarif. Karenanya Masjid Aisyah juga dikenal sebagai Masjid Tan’im. Nama ini didasarkan pada dua gunung yang terletak di kedua sisinya, Naim dan Naiim. Masjid ini berada di jalur dari Makkah al-Mukarramah ke Madinah al-Munawwarah, yang biasa disebut sebagai Tareeq al-Hijrah. Selain itu, masjid ini kadang-kadang disebut juga sebagai Masjid Umrah karena merupakan titik awal bagi penduduk Mekah dan para jamaah yang berniat untuk melaksanakan Umrah lagi. Masjid Aisyah dikenal dengan arsitekturnya yang luar biasa dan konstruksinya yang khas, masjid ini menonjol sebagai salah satu landmark terkemuka di Makkah.Warna putih mendominasi warna masjid. Masjid ini memiliki pintu dan jendela yang tinggi mencerminkan gaya arsitektur Islam modern. Masjid ini awalnya dibangun oleh Emir Makkah pada saat itu, Abu Abbas Abdullah ibn Muhammad, di bawah Khalifah Abbasiyah al-Mutawakkil pada tahun 240 H (854). Seiring waktu, sebagian besar masjid mengalami kehancuran dan kemudian dibangun kembali, yang menjaadikannya mengalami perluasannya. Selama era pemerintahan Saudi, masjid ini dibangun kembali, dan Raja Fahd bin Abdul Aziz mengawasi pembangunannya, dengan biaya 100 juta riyal. Luas total masjid, termasuk fasilitasnya, sekarang mencakup 84.000 meter persegi dan dapat menampung sekitar 15.000 jamaah. Masjid itu sendiri mencakup area seluas 6.000 meter persegi dan memiliki dua menara setinggi 50 meter. Di samping masjid, terdapat banyak fasilitas yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan para peziarah, termasuk area parkir luas yang diperuntukkan bagi bus, taksi, dan mobil pribadi. Selain itu, terdapat toilet, fasilitas mandi, dan ruang ganti. Di luar juga terdapat kios-kios kecil dan pedagang yang menjual barang-barang kebutuhan yang penting seperti pakaian Ihram dan perlengkapan Umrah lainnya. Jika kamu ingin menambah pengalaman yang berkesan dan napaktilas umrah Sayyidatina Aisyah radhiallahu’anha dari miqat Masjid Aisyah di Tan’im, silakan coba. Dan #easyumroh.id siap bersamamu merancang perjalanan umrahmu agar mudah dan berkesan. Easy umroh ~ memudahkan perjalanan umrahmu. Powered by Froala Editor
TESTIMONI
Mari Simak yang Mereka Katakan
-
Layanan Handling easyUmroh sangat bagus, semua mendapatkan layanan yang sangat baik, dan tim yang sangat profesional.
Haikal Basagili
Surabaya
-
Proses pengurusan Visa melalaui easyUmroh sangat cepat dan sangat profesional, terima ksih atas bantuannya, salam
Prayitno
Purbalingga
-
Hotel-hotel dibawah easyUmroh memiliki fasilitas yang sangat baik dengan jarak ke Masjidil Haram sangat dekat, terim aksih easyUmroh
Nagieb Ali Kuddah
Madura
-
Proses pengurusan Visa melalaui easyUmroh sangat cepat dan sangat profesional, terima ksih atas bantuannya, salam
Prayitno
Purbalingga